entah hanya perasaanku atau memang kenyataan begitu
musim seperti membeku kaku
embun pagi jatuh, menusuk dedaunan..
jatuh menembus hamparan permadani keindahan
entah hanya khayalku atau memang kenyataan begitu
angin menerpa menyapa bunga di sebrang sana
bunga-bunga terbang dengan tangkainya
terkejut tersentuh sapaan hangatnya dunia
entah hanya halusinasiku atau memang kenyataan begitu
punggungmu berlalu di kesunyian hariku
membuat air mata berkilau bercahaya
dan seketika semuanya hilang bersama derita
entah...
entah hanya ilusi semata atau memang begitu adanya..
by : s-kusumadewi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar