Sabtu, 10 Desember 2011

this conversation

Saya tidak mudah untuk melupakan yang indah yang sudah terjadi.

-lalu kenapa ingin ditinggalkan ?

karena sebenarnya saya tidak ingin membohongi diri sendiri, percuma saya berkata jujur terhadap orang lain, pada diri sendiri saja saya berbohong

-tapi yang indah itu bagaimana ?

Harum keindahan, harum itu hanya sekali tercium dan sebentar saja akan hilang, tetapi sesuatu yang tidak menyedapkan itu akan diingat.  Lebih mudah mengingat hal buruk daripada hal baik, bukan begitu ?

-tapi tidak hanya sesuatu yang tidak menyedapkan yang dilihat kan ? ibarat roda yang selalu berputar, di atas atau di bawah, ada saatnya

Salah, saya tidak setuju dengan kalimat terakhir itu. Menurut saya, ibarat roda kereta, kalau satu roda keluar dari lintasan, semua kereta tidak dapat berdiri, jatuh. Ya, itulah kondisi saya, kalau hanya raga saya yang menerima, tetapi jiwa saya menolak dengan kuatnya, apa saya bisa berdiri ?

-sungguh, saya kehabisan kata-kata

Karena itu memang kenyataannya, sulit untuk dirubah. Walaupun saya tahu sulit itu bukan berarti tidak bisa, tapi untuk ini saya membuat persamaan sendiri, sulit itu sama dengan tidak bisa.

-apa salahnya untuk mencoba lagi ?

Saya bangkit, dan tiba-tiba ada hempasan angin kuat bukan dari arah saya, dan saya jatuh di lubang yang sama (lagi), sedangkan lubang yang sama itu setiap waktu semakin dalam sehingga ketika saya ingin bangkit menggapai cahaya, itu sangat sulit.

s-kusumadewi

1 komentar: